Dari operasi penangkapan itu, petugas mengamankan 11 aktor jaringan narkoba spesialis ganja.
"Iya, memang betul ada pengungkapan masalah ganja itu menggunakan
control delivery order," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto, di Polda Metro Jaya, Kamis malam (2/6).
Menurut Kapolda, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya mengintai selama dua hari hingga berhasil mengamankan barang-barang terlarang itu.
"Dua hari anggota kami melakukan penyelidikan. Untuk saat ini baru 11 pelaku yang diperiksa, namun kita masih selidiki peran-perannya. Kami akan tangkap otak pelakunya," jaminnya, dikutip dari
RMOL Jakarta."Jumlahnya ton-tonan, nanti kita hitung bersama-sama dan besok kita rilis," sambungnya.
Kapolda berharap keberadaan para mafia narkoba tidak mengganggu kekhusyukan umat Islam beribadah selama bulan puasa yang hampir dipastikan dimulai Senin mendatang.
"Kita semua berharap puasa nanti jangan sampai ada hal-hal seperti itu. Kita ingin semua tenang dan tidak ada kejadian apapun," pungkasnya.
Dari data yang dihimpun, barang terlarang jenis ganja tersebut berjumlah 1,6 ton.
[ald]
BERITA TERKAIT: