Curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang menjadi pemicu langsung bencana. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan di wilayah Muria Raya berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi.
Kondisi tersebut akhirnya meningkatkan risiko banjir, longsor, hingga sungai-sungai lokal yang berhulu di kawasan Muria meluap.
Selain itu, turut dilaporkan bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di lereng Gunung Slamet.
Namun sayangnya, di saat puluhan ribu warga terdampak bencana, warganet tidak menemukan jejak digital Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melakukan peninjauan ke lapangan.
"Kepala daerah hasil endorse Jokowi ga ada yg beres, hancur po. Gub Jateng, sen kanan belok kiri," tulis pemilik akun X Anak Ogi, dikutip Kamis 29 Januari 2026.
"Janji “Ngopeni, Nglakoni” yang dulu lantang terdengar kini dipertanyakan. “Jateng ora dwe gubernur”, sebagai pengingat bahwa kepemimpinan bukan soal baliho dan slogan, tapi soal hadir di tengah rakyat saat mereka paling membutuhkan," kata akun X Ken Hans.
"Menghilang Gubernur Jateng. Keluarga Omon-Omon. Rakyat satukan barisan, ayok tegakkan Kemerdekaan," sambung akun X Aldi w.j.y.
BERITA TERKAIT: