"Ini terus dilakukan penyelidikan oleh petugas. Hasil oleh TKP ditemukan tiga selongsong peluru diperkirakan senjata panjang, jenisnya masih diteliti puslabfor," terang Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (1/4).
Untuk tiga korban tewas, termasuk di antaranya ada balita, Hairil Anwar (1,8 bulan), sudah dibawa ke rumah duka. Sementara yang luka, Kritis Fahrul Razi (25) masih dirawat di rumah sakit Bireun. Dua korban tewas lainnya yakni Zuaini (26) dan Hazirawati (19).
Agus mengatakan, motif penembakan apakah ada kaitannya dengan politik belum dapat dipastikan.
"Unsur politik dalam hal ini, masih didalami karena mobil tersebut terdapat satu stiker caleg dari dari salah satu partai, salah satu partai dari 15 partai, saya tidak akan katakan partai A partai B, atau caleg A caleg B agar tidak bias informasinya," tegasnya.
Agus juga menuturkan, ketika peristiwa itu terjadi sebagian anggota keluarga dalam rombongan hendak berobat. Namun pas di tikungan kuburan China tiba-tiba ada orang menembak dari belakang. Karena kondisi sudah malam sehingga tidak diketahui jelas jenis senjatanya.
"Jenis mobilnya Kijang Inova," bebernya.
[wid]
BERITA TERKAIT: