Nurdiansyah dipandang sebagai sosok yang lahir dari proses kaderisasi partai, memahami dinamika organisasi, serta memiliki komitmen menjaga soliditas dan memperkuat eksistensi Partai Demokrat di Aceh.
Menanggapi dukungan yang diterimanya, Nurdiansyah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh DPC serta kader Partai Demokrat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Dukungan ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berterima kasih telah memberikan kepercayaan," kata Nurdiansyah kepada wartawan, Rabu 8 Juli 2026.
Menurut dia, Musda harus dimaknai sebagai forum konsolidasi organisasi yang bertujuan memperkuat persatuan dan mempererat hubungan antar kader di seluruh wilayah Aceh.
"Musda bukan sekadar kontestasi memilih ketua, tetapi momentum memperkuat konsolidasi, mempererat persaudaraan antar kader, serta menyusun strategi untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Aceh," tuturnya.
Nurdiansyah juga menekankan pentingnya membangun budaya politik yang sehat dan demokratis di internal partai.
"Seluruh kader memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga marwah organisasi serta memastikan proses Musda sebagai forum tertinggi partai di tingkat provinsi berlangsung dalam suasana yang kondusif," pungkasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: