Hal itu sebagaimana diutarakan Komisaris KOPL, Simon Gunawan Tanjaya saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/12).
Pernyataan itu dilontarkan Simon saat ditanya apakah dirinya mengenal Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini. Kepada majelis, dia mengaku hanya mengenal Deviardi, orang yang disebut perantara Rudi Rubiandini.
"Saya enggak tahu Kepala SKK Migas karena urusan BBM (bahan bakar minyak) kami berhubungan sama Ditjen Migas ESDM. Kita hanya urus izin impor aja," kata Simon menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Tati Hadiyanti.
Dia menuturkan, KOPL Indonesia merupakan penyedia bahan mentah BBM, sementara Kernel Singapura merupakan suplayernya. KOPL, lanjut dia, mendapat bahan mentah bukan dari SKK Migas tetapi dari British Petroleum (BP) Indonesia dan Total EP Indonesia.
"Kalau dari SKK Migas saya tidak tahu," demikian Simon.
[rus]
BERITA TERKAIT: