Begitu dikatakan Direktur Teknik dan Operasi PT Biro Insinyur Exakta, Sonny Anjangsono saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/11).
Sonny saat itu mewakili perusahaannya menghadiri rapat tersebut. Selain dia, hadir juga terdakwa Deddy Kusdinar hadir bersama antara lain Alman Hudri, Wiyanto, dan Ida Bagus. Rapat dilakukan hari Minggu. Sonny mengaku menerima undangan melalui
fax yang di dalamnya tertulis membahas anggaran Hambalang dari Rp 800 miliar jadi Rp2,5 triliun.
"Rapat yang pimpin Pak Wafid. Disampakain anggaran
multiyears Rp 2,5 triliun. Itu rapat terakhir saya," terang dia.
PT Biro Insinyur Exakta sendiri belakangan mundur dari proyek Hambalang. Akhirnya, perusahaan itu digantikan oleh PT Methapora Solusi Global.
[rus]
BERITA TERKAIT: