Sebelum menjabat hakim konstitusi, Akil Mochtar tercatat dua periode menjadi Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar sejak 1999 hingga 2009.
Selain mencokol Akil dalam operasi tangkap tangan, bersama Akil KPK telah menetapkan Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Chairun Nisa dan Tubagus Chaery Wardhana (adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah) sebagai tersangka. Tidak hanya itu, KPK juga resmi mencekal Gubernur Banten yang juga politisi Partai Golkar bepergian ke luar negeri.
Menurut politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang, publik akan berangggapan kasus ini menandakan kegagalan sistem pengkaderan Golkar.
"Kemungkinan ini mempengaruhi pencapresan Ical dan juga nama besar Golkar sendiri di Pemilu 2014," ujar Bintang kepada
Rakyat Merdeka Online, Jumat (4/10).
Jelas Bintang, sejak Ical terpilih dalam kongres Golkar di Pekanbaru 2009, internal Golkar terus dilanda oleh kasus korupsi yang melibatkan kader-kader terasnya, seperti mantan Anggota DPR Zulkarnaen Djabar korupsi pengadaan Alquran, mantan Gubernur Riau Rusli Zainal korupsi kehutanan dan mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin korupsi APBD Langkat.
Maka ujar Wakil Ketua Dewan Pertimbanan Ormas MKGR ini, ada anggapan di tengah-tengah masyarakat, mengenai banyaknya kader yang terlibat kotupsi, karena mereka dibebani kewajiban oleh pimpinan partai untuk mencari biaya operasional melalui cara 'jual beli' kewenangan.
[rus]
BERITA TERKAIT: