Usai diinterogasi, bekas Direktur Operasional I PT Adhi Karya Persero itu menyatakan bahwa akan ada banyak fakta baru yang terungkap dalam persidangan Deddy Kusdinar, salah seorang tersangka proyek Hambalang. Salah satunya, mengenai keterlibatan pihak-pihak lain yang selama ini ditengarai sebagai mafia proyek Hambalang.
"Dari persidangan nanti kita tahu siapa berperan sebagai apa, dan ini masih kita dalami bersama KPK," kata dia di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jumat, 6/9).
"Mungkin juga dalam persidangan nanti akan terungkap saya ada suatu kekhilafan, akan lebih terbuka. Kita belum tahu. Kira-kira begitu, doain semoga cepat berproses," tambah dia.
Saat disinggung, mengenai siapa saja pihak-pihak yang berperan sebagai mafia proyek yang dimaksudnya, dia tak membeberkannya. Ia lalu berlalu meninggalkan kantor KPK menumpang mobil pribadinya.
Teuku bagus hari ini menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi guna melengkapi berkas perkara tersangka Deddy Kusdinar. Deddy sendiri saat ini tengah menjalani proses penahanan oleh KPK di Rutan Salemba, Jakarta.
Dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), Hambalang ini, KPK sudah menetapkan empat tersangka, mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan Kepala Biro Rumah Tangga dan Keuangan Kemenpora Deddy Kusdinar dan bekas Kepala Divisi Kontruksi I PT Adhi Karya Teuku Bagus Mohammad Noor. Hingga saat ini, Deddy Kusdinar yang bari ditahan KPK.
[rus]
BERITA TERKAIT: