Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana menegaskan, pergantian kakanwil di dua Lembaga Pemasyarakatan (LP) itu sama sekali tak berkaitan dengan kerusuhan yang belum lama ini terjadi di Sumatera Utara, yakni LP Tanjung Gusta dan LP Labuhan Ruku, termasuk polemik peredaran narkoba di Lapas Narkotika Cipinang.
"Di wilayah memang ada penyegaran, tapi tidak dikait-kaitkan dengan yang kemarin (kerusuhan). Yang pasti Lapas-Lapas kelas 1 ada penguatan-penguatan," kata Denny di kantor Kemenkumham, Jakarta.
Kendati begitu, Denny tak menyebutkan secara detail apa penguatan-penguatan yang dimaksudkannya.
"Ya melaksanakan tugasnya lebih baik lagi. Lebih sukses lagi," kilah dia.
Dalam pergantian pejabat di lingkungan Kemenkumham kali ini, tercatat ada 16 Kakanwil yang diganti. Sementara itu, ada delapan kepala lembaga pemasyarakatan turut digeser. Antara lain Kepala Lapas Cipinang, Semarang, Bandar Lampung, Tangerang, Palembang, Batu-Nusakambangan, Cirebon, dan Medan.
Dia menambahkan bahwa mereka yang dilantik dan menempati posisi baru merupakan pejabat pilihan. Mereka telah lolos seleksi dan mendapatkan peringkat teratas.
"Jadi yang paling tinggi nilainya, posisinya paling tinggi nilainya," demikian bekas Staf Ahli Bidang Hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.
[wid]
BERITA TERKAIT: