Dikutip dari Deadline, Sabtu 23 Mei 2025, pada Jumat, film yang disutradarai Jon Favreau dan diproduksi produksi Lucasfilm dan Disney tersebut diperkirakan meraup sekitar 34 juta Dolar AS dari penjualan tiket harian dan penayangan awal. Total pendapatan diprediksi mencapai sekitar 80 juta Dolar AS untuk tiga hari pertama dan 90 juta Dolar AS selama empat hari penayangan di 4.300 bioskop di Amerika Utara.
Capaian itu membuat film ini dibandingkan dengan Solo: A Star Wars Story yang tayang pada 2018. Saat itu, Solo mencatat pembukaan 103 juta Dolar AS dalam empat hari, namun dianggap kurang memuaskan untuk ukuran franchise Star Wars.
Disney sebenarnya berharap film ini bisa menembus 100 juta Dolar AS pada akhir pekan pembukaan. Namun sejumlah analis menilai angka tersebut masih cukup sulit dicapai. Meski begitu, skor penonton di Rotten Tomatoes mencapai 88 persen, lebih tinggi dibanding Solo yang hanya memperoleh 63 persen.
Film ini juga diharapkan mendapat dorongan besar dari pasar internasional dan penjualan merchandise karakter Grogu atau “Baby Yoda” yang sangat populer. Secara global, Disney menargetkan pendapatan pembukaan sekitar 160 juta Dolar AS.
Sementara itu, film biografi Michael tentang Michael Jackson masih bertahan kuat di posisi kedua box office Amerika Utara. Film produksi Lionsgate itu diperkirakan meraih tambahan 21 juta Dolar AS hingga 25 juta Dolar AS selama empat hari liburan dan total pendapatannya mendekati 320 juta Dolar AS.
Di posisi berikutnya, film horor romantis Obsession menjadi kejutan besar musim panas tahun ini. Film produksi Focus Features tersebut diperkirakan mengumpulkan 21 juta Dolar AS dalam empat hari pertama, dengan total pendapatan domestik melampaui 50 juta Dolar AS hanya dalam 11 hari penayangan.
Film lain yang juga masih tampil stabil adalah The Devil Wears Prada 2 yang diperkirakan membawa total pendapatannya mendekati 200 juta Dolar AS, serta film komedi The Sheep Detectives yang dibintangi Hugh Jackman.
BERITA TERKAIT: