
Gempa berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Jepang bagian barat, tepatnya di Prefektur Ishikawa pada Jumat (5/5). Namun guncangan ini tidak memicu peringatan tsunami.
Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengatakan pemerintah telah mendirikan kantor penanggulangan bencana di pusat manajemen krisis yang dipimpin oleh perdana menteri dalam menanggapi gempa.
“Kami sedang memeriksa kerusakan bangunan dan orang setelah gempa bumi di Prefektur Ishikawa,” ujarnya, seperti dimuat
Reuters.
Lebih lanjut, ia mengimbau agar warga terus mewaspadai gempa bumi dengan intensitas seismik di atas 6 atau lebih tinggi hingga mencapai 7 magnitudo.
Berdasarkan laporan, gempa tidak mengganggu operasi pembangkit listrik tenaga nuklir Shika yang terletak di Prefektur Ishikawa, serta di pembangkit listrik Kashiwazaki-Kariwa di prefektur tetangga Niigata.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: