Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Imbangi Pengaruh AS di Asia Tenggara, China Segera Gelar Latihan Militer Bersama Singapura

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 25 April 2023, 08:04 WIB
Imbangi Pengaruh AS di Asia Tenggara, China Segera Gelar Latihan Militer Bersama Singapura
Tentara menembakkan senjata saat pelatihan tempur armada ke-42 Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China di lokasi yang tidak disebutkan pada 31 Januari/Net
rmol news logo China terus berupaya memperdalam hubungan pertahanan dan keamanannya dengan Asia Tenggara, salah satunya dengan merencanakan latihan militer bersama dengan Singapura.

Taipei Times melaporkan Senin (24/4), rencana latihan militer antara kedua negara akan dilaksanakan paling cepat minggu ini.

"Angkatan Laut China akan mengerahkan fregat pembawa rudal, Yulin, dan kapal pemburu ranjau, Chibi, untuk latihan maritim bersama yang akan berlangsung dari bulan ini hingga awal bulan depan," kata Kementerian Pertahanan Nasional China dalam pernyataan di situs resmi tanpa menyebutkan lokasinya.

China dan Singapura dua tahun lalu mengadakan latihan militer gabungan di perairan internasional di ujung selatan Laut China Selatan, menyusul peningkatan pakta pertahanan bilateral pada 2019 untuk memasukkan latihan berskala lebih besar di antara angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara mereka.

Keterlibatan militer China yang meningkat di Asia Tenggara secara luas diperkirakan akan menantang pengaruh yang telah dibentuk AS dengan negara-negara seperti Singapura dan Indonesia.

Agustus tahun lalu, militer AS melakukan latihan Super Garuda Shield yang diperluas dengan keikutsertaan Indonesia dan partisipasi Singapura, Jepang, dan Australia, untuk pertama kalinya.

Pada waktu yang hampir bersamaan, China juga mengirim pembom tempur ke Thailand dalam latihan angkatan udara bersama dengan nama kode Falcon Strike 2022.

Kedua negara mengatakan latihan, di timur laut Thailand dekat perbatasan dengan Laos, bersifat defensif.

Latihan musim panas lalu juga berlangsung dengan latar belakang ketegangan yang meningkat di Selat Taiwan setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA