Langkah tersebut dilakukan di tengah latihan militer yang sedang dilakukan oleh China di Laut China Selatan, dan upaya Beijing untuk mendominasi Taiwan.
Menurut
Global Times, itu adalah bantuan militer keempat yang diberikan oleh AS kepada Taiwan pada tahun ini, dan yang kelima sejak Presiden Joe Biden berkuasa.
Pekan lalu, ketegangan antara AS dan China terjadi setelah kapal perusak USS Benfold berlayar di dekat Kepulauan Paracel, Laut China Selatan.
Profesor di Universitas Renmin China, Diao Daming menyebut AS tampaknya berusaha dengan giat untuk menahan perkembangan China.
Ahli militer yang berbasis di Beijing, Wei Dongxu menilai Washington masih menunjukkan mentalitas hegemoni di balik provokasi militernya yang semakin intensif.
"AS juga merasa cemas atas kemampuan China yang berkembang untuk mempertahankan diri," tambahnya.
Selain melakukan latihan di Laut Cina Selatan, Beijing semakin aktif menyusup ke wilayah udara Taiwan hampir setiap hari sejak akhir 2020 untuk meningkatkan tekanan di pulau itu.
China melanggar zona identifikasi pertahanan udara Taiwan pada bulan Januari, ketika 35 pesawat militernya, termasuk J-16 dan satu pembom H-6 bergabung dengan empat pesawat pendukung lainnya dan memasuki ADIZ-nya.
BERITA TERKAIT: