Berbicara selama konferensi pers pada Jumat (15/4), Menteri Keuangan Shinuchi Suzuki mengatakan akan mengikuti pertemuan G20 pada bulan ini yang dihadiri oleh para menteri keuangan dan gubernur bank sentral masing-masing anggota.
Ia mengatakan, pertemuan G20 mendatang adalah konferensi yang sangat penting untuk membahas berbagai masalah ekonomi global, termasuk kenaikan harga makanan dan energi karena invasi Rusia ke Ukraina.
"Pemerintah Jepang tidak dalam posisi untuk menanggapi partisipasi masing-masing negara," kata Suzuki, seperti dikutip
Reuters.
"Jepang akan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam kerjasama erat dengan sekutu G7 dan negara tuan rumah Indonesia," tambahnya,
Mengaku pernyataan pemimpin G7 pada Maret, platform internasional tidak boleh melanjutkan hubungan dengan Rusia dalam bisnis seperti biasa.
Pekan lalu, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mengatakan Washington akan memboikot beberapa pertemuan G20 jika pejabat Rusia muncul. Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner menyerukan penolakan terhadap segala bentuk kerja sama dengan Rusia di G20.
BERITA TERKAIT: