Berdasarkan pantauan di pintu masuk Monas kawasan Patung Kuda, massa masih berdatangan dari berbagai arah. Dari Jalan Medan Merdeka Barat menuju Istana Negara Jakarta, ribuan buruh terlihat berjalan kaki memasuki area acara.
Para peserta aksi berasal dari berbagai organisasi buruh, seperti Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Mereka umumnya datang menggunakan bus yang berhenti di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat.
Tidak sedikit buruh yang hadir bersama keluarga, termasuk istri, anak-anak, hingga pekerja lanjut usia. Beberapa bus juga menampilkan identitas daerah asal peserta, seperti Kabupaten Bogor, Karawang, dan wilayah lain di Pulau Jawa.
Di tengah kepadatan massa dan deretan bus yang terparkir, sempat melintas rombongan kendaraan yang dikawal Polisi Militer. Momen ini menarik perhatian seorang pria yang tengah melakukan siaran langsung.
Ia menduga rombongan tersebut membawa Prabowo Subianto, sehingga melontarkan seruan unik dengan logat Sunda, “Ini Bapak aing (saya), Bapak aing ini.” Ucapannya langsung direspons seorang ibu yang mengingatkan bahwa kendaraan presiden biasanya menggunakan pelat nomor RI 1.
Hingga pukul 10.00 WIB, rangkaian acara May Day 2026 masih berlangsung di dalam kawasan Monas. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan menyampaikan pidato di hadapan sekitar 20 ribu peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Sejumlah tokoh buruh juga tampak hadir, di antaranya Ketua KSPSI Jumhur Hidayat yang baru dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Presiden KSBSI Ely Rosita Silaban, serta Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal.
Perayaan May Day tahun ini menjadi salah satu momentum besar bagi kalangan buruh untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendengarkan langsung pidato Presiden.
BERITA TERKAIT: