Reuters melaporkan, minyak mentah berjangka Brent naik 1,34 dolar AS atau 1,4 persen, pada 94,88 dolar AS per barel pada 2312 GMT setelah mencapai tertinggi 95,00 pada awal perdagangan.
Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 1,68 dolar AS, atau 1,8 persen, menjadi 92,75 dolar per barel setelah mencapai tertinggi 92,93 dolar AS.
"Jika invasi Rusia terjadi seperti yang telah diperingatkan AS dan Inggris dalam beberapa hari terakhir, Brent berjangka bisa melonjak di atas 100 dolar AS/bbl," kata analis Commonwealth Bank Vivek Dhar dalam sebuah catatan.
Kenaikan harga minyak datang menyusul pernyataan tegas AS dan Uni Eropa
bahwa Rusia akan menghadapi sanksi jika "menyerang" tetangganya.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan Rusia akan terputus dari pasar keuangan internasional dan ditolak akses ke ekspor utama yang diperlukan untuk memodernisasi ekonominya jika "menyerang" Ukraina.
BERITA TERKAIT: