Pemilihan dilakukan selama sesi Dewan Eksekutif Uni Afrika ke-40 pada 2 hingga 3 Februari 2022 di markas besar organisasi tersebut di Addis Ababa. Delegasi Maroko sendiri dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Nasser Bourita.
Dari hasil pemilihan, Maroko mendapatkan lebih dari dua pertiga suara, seperti dalam keterangan yang diterima redaksi pada Jumat (4/2).
Selain Maroko, ada 14 negara lainnya yang tergabung sebagai anggota PSC Uni Afrika untuk masa jabatan dua dan tiga tahun.
Maroko menjabat sebagai anggota PSC Uni Afrika selama dua tahun pada periode 2018-2020. Selama menjabat, Maroko berkontribusi secara konstruktif untuk dewan.
PSC adalah organ pembuat keputusan tetap Uni Afrika untuk mencegah, mengelola, dan menyelesaikan konflik. Dewan ini berfungsi untuk memfasilitasi tanggapan yang tepat waktu dan efisien terhadap situasi konflik di Afrika.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: