Dalam pesannya, Raja Maroko menegaskan solidaritas penuh kepada pemerintah dan rakyat Indonesia dan mendoakan agar negara ini diberikan kekuatan melewati cobaan berat tersebut.
"Raja Mohammed VI menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada Presiden Subianto, keluarga yang berduka, dan rakyat Indonesia menyusul bencana alam besar ini," ungkap pernyataan resmi Kerajaan, seperti dikutip dari
Marocco World News, Jumat, 12 Desember 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat banjir besar di Sumatera hampir mencapai angka seribu.
Berdasarkan data dalam dashboard geoportal penanganan darurat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, tercatat 990 korban meninggal hingga Kamis, 11 Desember 2025.
Perinciannya, Aceh mencatat korban meninggal terbanyak dengan 407 jiwa, diikuti Sumatera Utara 343 jiwa, dan Sumatera Barat 240 jiwa. Jumlah ini meningkat dibanding laporan pada 10 Desember 2025 yang mencatat 969 korban tewas.
Di sisi lain, jumlah orang yang masih dinyatakan hilang di tiga provinsi itu turun dari 262 menjadi 222 orang. Sumatera Utara menjadi wilayah dengan korban hilang terbanyak yakni 98 orang, kemudian Sumatera Barat 93 orang, dan Aceh 31 orang.
Adapun total korban luka di seluruh provinsi terdampak berjumlah lebih dari 5.400 orang.
BERITA TERKAIT: