Mengumumkan kebijakan tersebut pada Selasa (1/2) waktu setempat, Zelenskyy mengatakan bahwa dekrit yang dia tandatangani itu bukan karena perang akan segera datang, melainkan agar ada perdamaian di Ukraina.
"Kita harus melindungi mereka yang melindungi kita," katanya kepada majelis rendah parlemen, Rada, menurut terjemahan oleh outlet berita Ukraina Espreso TV, seperti dikutip dari
AP, Rabu (2/2).
Zelenskyy juga mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan perwakilan dari 80 negara dan organisasi internasional, yang secara sepihak mendukung Ukraina dalam perselisihan dengan Rusia.
Dekrit tersebut merupakan pernyataan niat oleh Kiev yang telah sangat mendukung militernya sejak 2014, ketika Rusia menduduki Krimea yang memicu konflik di wilayah Donbass timur.
Sejak invasi itu, Ukraina telah meningkatkan jumlah pasukan siap tempurnya dari 6.000 menjadi 150.000.
Sebuah pernyataan di situs web presiden Ukraina mengatakan dekrit itu akan menciptakan 20 brigade tambahan, menyediakan perumahan yang lebih baik bagi personel, dan memastikan pasukan dibayar setidaknya tiga kali upah minimum negara itu.
Zelenskyy terus berusaha meyakinkan anggota parlemen bahwa Kiev memainkan peran sentral dalam upaya diplomatik untuk mencegah perang.
Dia juga mengatakan pada hari Selasa bahwa dirinya berharap agar kelompok Format Normandia yang bertujuan menyelesaikan ketegangan yang melibatkan Prancis, Jerman, Ukraina dan Rusia akan segera bertemu.
BERITA TERKAIT: