Seorang pejabat senior pemerintah AS dengan syarat anonim mengungkap alasan di balik peralihan hubungan diplomatik tersebut, sebuah langkah yang membuat marah Washington.
"Peralihan diplomatik Nikaragua yang tiba-tiba dari Taiwan ke China adalah bagian dari upaya pemerintah Presiden Daniel Ortega untuk melindungi diri dari sanksi internasional baru-baru ini terhadap Managua," kata pejabat tersebut, seperti dikutip dari
Reuters, Sabtu (11/12).
Pejabat itu juga mengatakan bahwa Washington memandang peralihan diplomatik Nikaragua sebagai bagian dari tanggapan terhadap tekanan dari masyarakat internasional.
"Mereka telah merasakan tekanan itu dan mungkin membutuhkan dukungan RRT, atau berpikir mereka membutuhkan dukungan RRT, untuk langkah mereka ke depan saat mereka berjongkok dalam postur yang lebih otoriter," kata pejabat itu, merujuk pada Republik Rakyat Tiongkok.
Putusnya hubungan Nikaragua dengan Taiwan yang tiba-tiba terjadi setelah berbulan-bulan memburuknya hubungan antara Ortega dan pemerintahan Presiden AS Joe Biden.
Washington telah memberlakukan sanksi baru yang ditargetkan pada pejabat Nikaragua setelah pemilihan November di negara itu. Biden menyebut pemilihan itu sebagai pertunjukan"pantomim" yang tidak bebas dan tidak adil karena Ortega, mantan gerilyawan Marxis dan musuh Perang Dingin Amerika Serikat, memenangkan masa jabatan keempat berturut-turut.
BERITA TERKAIT: