Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen Bicara Soal Kemungkinan Ditinggalkan AS Jika Pecah Perang dengan China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 19 Agustus 2021, 13:55 WIB
Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen Bicara Soal Kemungkinan Ditinggalkan AS Jika Pecah Perang dengan China
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen /Net
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Taiwan Tsai Ing-wen akhirnya buka suara terkait penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan yang membuat Taliban dengan mudah mengambil alih pemerintahan.

Sebagai salah satu sekutu AS situasi tersebut dikatakan oleh sejumlah pihak menjadi sebuah peringatan bagi Taiwan, yang kemungkinan akan bernasib serupa Afghanistan, ditinggalkan dan dibiarkan sendiri mengatasi kekacauan jika terjadi perang dengan China.

“Satu-satunya pilihan Taiwan adalah membuat dirinya lebih kuat, lebih bersatu, dan lebih bertekad untuk mempertahankan diri,” kata Tsai, seperti dikutip dari Taiwan News, Kamis (19/8).

Dalam sebuah posting di halaman Facebook-nya , Tsai menulis bahwa Taiwan harus mengambil tindakan sendiri dan tidak hanya bergantung pada orang lain untuk melindungi negara.

“Menghadapi setiap jenis tantangan dan ancaman, jika generasi kita tidak berusaha untuk meletakkan dasar yang kuat bagi keamanan, kebebasan dan demokrasi Taiwan, tetapi memilih untuk meninggalkannya, kita akan terbukti merugikan generasi rakyat Taiwan,” ujarnya.

Presiden juga menekankan nilai-nilai demokrasi dan kebebasan serta keamanan kolektif dan kemakmuran masyarakat internasional sebagai elemen penting yang terkait dengan makna Taiwan dan keberadaannya. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA