Pesawat Militer Belanda Gagal Mendarat di Kabul, Proses Evakuasi Tertunda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 17 Agustus 2021, 10:11 WIB
Pesawat Militer Belanda Gagal Mendarat di Kabul, Proses Evakuasi Tertunda
Orang-orang berusaha menaiki pesawat di bandara Kabul, berharap mereka bisa berangkat meninggalkan Afghanistan, Senin 16 Agustus 2021. Mereka memaksa naik ke sayap dan atap pesawat/Net
rmol news logo Situasi kacau di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan membuat proses evakuasi berjalan lambat bahkan mengalami penundaan.

Hal itu juga dialami oleh sebuah pesawat militer Belanda yang  sedang dalam perjalanan ke bandara untuk mengevakuasi warganya dari Afghanistan, termasuk penerjemah, personel kedutaan lokal, dan keluarga mereka pasca pengambilalihan kekuasaan pemerintah Afghanistan oleh kelompok Taliban pada Minggu (15/8).

“Situasi keamanan di darat tidak memungkinkan pesawat untuk mendarat,” kata Kementerian Pertahanan Belanda, seperti dikutip dari NL Times, Selasa (17/8).

“Kedatangan pesawat telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata mereka.

Militer AS, yang mengendalikan bandara, mengatakan perlu waktu untuk memulihkan ketertiban.

Personel militer AS menembak dan menewaskan sedikitnya dua orang di bandara yang diduga bersenjata, kata pejabat AS kepada Wall Street Journal. Setidaknya tiga orang lainnya tewas ketika mereka mencoba berpegangan pada sisi pesawat yang akan berangkat.

Sebelumnya, ratusan orang terlihat memadati landasan pacu lepas landas dan mendarat. Pejabat Ukraina sebelumnya mengatakan mereka juga membantu evakuasi beberapa personel Belanda. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA