Minta Macron Tak Ikut Campur Pertarungan AS-China, Jenderal Prancis: Konfrontasi Ini Berbahaya!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 23 Mei 2021, 09:22 WIB
Minta Macron Tak Ikut Campur Pertarungan AS-China, Jenderal Prancis: Konfrontasi Ini Berbahaya<i>!</i>
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kepala Staf Pertahanan Jenderal Francois Lecointre/Net
rmol news logo Petinggi militer Prancis meminta pemerintahan Presiden Emmanuel Macron untuk tidak ikut campur dalam persaingan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang kemungkinan berujung pada konfrontasi geopolitik di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Staf Pertahanan Jenderal Francois Lecointre yang diunggah oleh surat kabar Figaro, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (22/5).

Sang jenderal mengatakan, arena internasional masa depan akan berputar di sekitar perselisihan antara Beijing dan Washington, di mana semua negara ketiga harus memihak, sesuatu yang tidak diminati Prancis maupun Eropa.

"Meskipun ini bukan tentang mempertanyakan hubungan kami dengan Amerika Serikat, yang sangat penting, kami tidak boleh membiarkan diri kami ditarik ke dalam konfrontasi yang mengancam antara China dan Amerika Serikat," kata Lecointre.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti agresivitas Rusia. Ia mengatakan, Rusia dan Beijing menjadi saingan yang semakin berbahaya di luar angkasa dan di dalam air.

"Konfrontasi ini berbahaya," tambahnya.

Lecointre juga mengatakan bahwa Moskow berusaha melemahkan model demokrasi dengan bertindak di bidang teknologi digital. Ia pun mencatat bahwa kehadiran Rusia, Turki, atau China di Afrika mengganggu dan membuat tidak stabil. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA