Bantu Atasi Krisis Kesehatan Akibat Lonjakan Covid-19, China Kirim 2.000 Tabung Oksigen Ke Nepal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 19 Mei 2021, 11:28 WIB
Bantu Atasi Krisis Kesehatan Akibat Lonjakan Covid-19, China Kirim 2.000 Tabung Oksigen Ke Nepal
Tabung oksigen yang disediakan oleh China tiba di Nepal/Net
rmol news logo Duta Besar China untuk Nepal, Hou Yanqi, mengatakan bahwa sejauh ini negaranya telah mengirimkan 2.000 tabung oksigen dan 10 ventilator ke Nepal, selain 200 generator oksigen dari perusahaan China di negara itu.

Hal itu diungkapkan dubes China itu saat melakukan wawancara bersama media corong pemerintah Tiongkok, Global Times pada Selasa (18/5).

“Batch pertama pasokan medis telah tiba di Kathmandu, ibu kota Nepal, dan perusahaan China di negara Asia Selatan juga menyumbangkan 200 generator oksigen,” kata Hou, seraya mencatat bahwa pemerintah lokal, perusahaan, dan grup swasta di Provinsi Sichuan, China Barat Daya, dan Daerah Otonomi Tibet, serta Yunnan dan Shanghai, telah mengalokasikan pasokan medis dan mengirimkannya ke Nepal.

“Mereka memberikan dukungan kuat kepada rakyat Nepal dalam memerangi virus corona dan menyelamatkan pasien yang sakit kritis,” ujarnya.

Nepal, negara dengan populasi kurang dari 30 juta orang, telah menghadapi kebangkitan Covid-19 yang parah akibat terpengaruh lonjakan yang terjadi di tetangga selatannya, India. Media lokal melaporkan bahwa Nepal mencatat 214 kematian akibat virus corona pada Senin (17/5), menjadikan total korban tewas menjadi 5.215, dengan keseluruhan kasus infeksi nasional mencapai 464.218.

Meningkatnya infeksi telah mengubah Nepal menjadi ‘mini-India’, negara itu dilaporkan menghadapi kekurangan tempat tidur rumah sakit, oksigen, dan persediaan medis lainnya karena sistem medis negara itu sedang berjuang untuk menangani kasus Covid-19 yang muncul kembali.

Hou mengatakan, setelah China mengumumkan akan menyediakan pasokan medis untuk Nepal setelah konferensi video yang digelar Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, bersama rekan-rekannya dari lima negara tetangga India termasuk Nepal pada April lalu, departemen terkait dari kedua negara telah bekerja sama dengan erat dan mempercepat implementasi perjanjian tersebut.

“Itu juga sepenuhnya menunjukkan persahabatan rakyat China dengan rakyat Nepal, dengan jelas menggarisbawahi upaya China-Nepal untuk membangun komunitas bersama tentang masalah kesehatan masyarakat,” kata diplomat China itu.

Sebelumnya, Pemerintah China telah mendonasikan 800.000 dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinopharm ke Nepal pada 29 Maret. Dan pada 7 April, pemerintah Nepal mulai memberikan vaksin tersebut. Hingga akhir April, total telah ada sekitar 300.000 penduduk yang menerima vaksinasi.

“Baru-baru ini, kedutaan meluncurkan program vaksin tunas musim semi untuk membantu menyuntik warga China di Nepal, dan sejauh ini hampir 800 warga China di Nepal telah divaksinasi melalui program tersebut,” kata Hou. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA