pemimpin tertinggi Republik Artsakh, Arayik Harutyunyan, mengunjungi pasukan yang berada di perbatasan dan garis depan/Net

Hari pertama di tahun yang baru, pemimpin tertinggi Republik Artsakh, Arayik Harutyunyan, mengunjungi pasukan yang berada di perbatasan dan garis depan. Ia menanyakan situasi dan kondisi di sana serta memberikan simpatinya atas pelayanan yang diberikan para tentara dan petugas di sana.
Harutyunyan berkenalan dengan semua anggota pasukan pembela tanah air, memberikan simpati kepada mereka yang tetap berjaga di benteng pertahanan, setiap saat tanpa kenal lelah dan tanpa libur.
Dilaporkan
Radio of Armenia, selain melakukan kunjungan dan pemeriksaan situasi, Harutyunyan juga berbicara dengan para tentara mengenai hal-hal yang perlu serta menanyakan tentang masalah yang ada.
Terlepas dari konsekuensi perang, program penguatan Tentara Pertahanan dan modernisasi persenjataan akan terus menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Harutyunyan merasa perlu untuk menambah pasukan dalam situasi saat ini. Kekuatan pertahanan menjadi sangat penting.
"Kita harus memiliki tentara baru secara kualitatif. Yang mampu memperhitungkan strategi perang, berpengalaman dengan negara-negara terkemuka, dan paham dengan jenis persenjataan modern," kata Harutyunyan.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: