Republik Haiti telah membuka konsulat jenderalnya di Dakhla dalam sebuah upacara peresmian pada Senin (14/12).
Konsulat jenderal Haiti menjadi perwakilan diplomatik ke-8 yang diresmikan di Dakhla dalam kurun waktu kurang dari setahun, serta menjadi negara non-Arab dan non-Afrika pertama yang membuka misi di Sahara Maroko.
Dilaporkan
MAP News, upacara peresmian konsulat dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dan Duta Besar Haiti untuk Kanada Weibert Arthus.
"Kota ini telah menjadi pusat diplomatik yang penting dengan lokasinya, panggilannya sebagai platform menuju Afrika Sub-Sahara, dan potensinya yang menghadirkan prospek nyata bagi pembangunan daerah," ujar Bourita usai acara, seperti dimuat
Morocco World News.
Sementara itu, Arthus mengungkapkan keinginan Haiti untuk menyatukan tidak hanya kedua bangsa tetapi juga komunitas kedua negara, terutama mereka dari Dakhla. Ia juga mengatakan Haiti akan selalu mempertahankan keutuhan wilayah Maroko.
Haiti pertama kali mengumumkan keputusannya untuk membuka konsulat jenderal di Dakhla pada 24 November.
Selain itu, pembukaan konsulat jenderal di Dakhla juga hanya berselang dua hari setelah Haiti membuka kedutaan besarnya di Rabat pada Sabtu (12/12).
BERITA TERKAIT: