Sekretaris jenderal Organisasi Pariwisata Internasional Halal Turki, Emrullah Ahmet Turhan, mengatakan bahwa industri pariwisata halal di negara itu telah tumbuh pesat melampaui harapan meski terbentur pandemi virus corona.
Turhanjuga mengatakan bahwa hal itu sesuai dengan perkiraannya semula pada awal terjadinya pandemi.
“Seperti yang kami perkirakan pada awal pandemi, ada minat yang besar terutama pada hotel butik dan vila. Kami sudah mencapai 100 persen tingkat hunian di vila, yang umumnya mencapai 90-95 persen tingkat hunian. Begitu juga bisnis yang melayani kemah dan karavan sudah mencapai kapasitas penuhnya,†kata Turhan, seperti dikutip dari
Anadolu Agency, Senin (16/11).
“Bisa dibilang kapal pribadi juga banyak diminati. Dalam musim yang bergejolak di banyak sektor, sektor pariwisata halal tidak merugikan investornya,†lanjutnya.
Turhan juga mencatat bahwa upaya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki telah membuahkan hasil di daerah ini. Ia mengatakan, kunci keberhasilan mereka berkat adanya promosi yang tepat, tindakan terbaik di bandara dan pemberian sertifikat pariwisata yang aman kepada hotel-hotel yang memenuhi standar kesehatan.
Wisata halal Turki menargetkan keluarga Muslim yang mengikuti aturan Islam. Fasilitas yang sesuai dengan sub-kategori pariwisata ini tidak melayani alkohol dan memiliki fasilitas spa dan kolam renang terpisah untuk pria dan wanita.
BERITA TERKAIT: