Mengutip laporan
Turkiye Today, Kapal tanker bernama Altura itu diketahui bertolak dari pelabuhan Novorossiysk, Rusia, dengan membawa sekitar 140.000 ton minyak mentah.
“Kapal tanker minyak mentah Altura dilaporkan diserang oleh pesawat tanpa awak dan kendaraan darat tanpa awak,” tulis laporan tersebut, mengindikasikan adanya serangan terkoordinasi dari udara dan permukaan laut.
Serangan dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 waktu setempat, dengan sasaran utama bagian atas kapal serta ruang mesin.
Kapal juga disebut masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa dan dikategorikan sebagai “Shadow Fleet” oleh MarineTraffic, sehingga memperkuat sensitivitas geopolitik di balik insiden ini.
Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Abdulkadir Uraloglu, mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Sebuah kapal tanker minyak mentah berbendera asing yang dioperasikan oleh Turki menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak pada hari Kamis di Laut Hitam dekat Istanbul," dalam siaran langsung di 24TV.
Uraloglu menambahkan bahwa seluruh 27 awak kapal berkewarganegaraan Turki dipastikan selamat.
Pasca insiden, kapal Altura sempat mengirim sinyal darurat dan mendapat bantuan dari kapal terdekat.
Sementara otoritas Turki langsung mengerahkan armada penyelamat dan terus memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian.
BERITA TERKAIT: