Layanan Negara Situasi Darurat Artsakh melaporkan, masjid rusak karena serangan beberapa peluncur roket Grad dan Smerch oleh Azerbaijan, seperti dikutip
Armen Press, Senin (2/11).
Layanan itu menuturkan, masjid sengaja dijadikan sasaran, tetapi roket sendiri menghantam dinding samping masjid dan hanya merusak satu bagian dinding.
Pada akhir pekan, Minggu (1/11), kota Shushi mendapatkan serangan hebat dari Azerbaijan. Menyusul beberapa kota lainnya, seperti Martuni, Martakert, dan beberapa desa yang dibom.
Ibukota Nagorno-Karabakh, Stepanakert juga tidak luput dari serangan. Sirene sedangan udara terhitung aktif tujuh kali sepanjang hari.
Masjid Gohar Agha merupakan salah satu masjid bersejarah. Dibangun pada 1768, masjid tersebut ditutup ketika wilayah tersebut dikuasai oleh Uni Soviet.
Masjid dengan nama asli Yukhari Govhar Agha itu kemudian difungsikan kembali menjadi masjid pada 1988 dan direstorasi pada 2014 atas kerja sama Armenia dan Iran.
Sementara itu, pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia di Nagorno-Karabakh kembali meletus pada 27 September hingga hari ini.
Sebanyak tiga kesepakatan gencatan senjata telah disepakati oleh kedua belah pihak, tetapi tidak berlangsung dengan baik.
BERITA TERKAIT: