Oposisi Minta Pemilihan Dini, Erdogan Tegaskan Sesuai Jadwal Juni 2023

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 16 Oktober 2020, 06:58 WIB
Oposisi Minta Pemilihan Dini, Erdogan Tegaskan Sesuai Jadwal Juni 2023
Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net
rmol news logo Turki membantah isu yang berkembang bahwa pemilihan akan dilakukan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan. Presiden Recep Tayyip Erdogan dengan tegas mengatakan tidak ada negara maju yang melakukan pemilihan di luar tanggal yang telah ditetapkan.

Pemilihan tidak akan mengalami perubahan jadwal, tetap dilakukan pada Juni 2023.

"Di negara maju mana di dunia bahwa pemilihan diadakan di luar waktu yang ditentukan? Ini adalah hal-hal yang dilakukan oleh negara-negara terbelakang," katanya saat berbicara pada upacara pembukaan tahun ajaran 2020-2021, seperti dikutip dari Hurriyet Daily, Kamis (15/10).

“Anda tidak dapat melihat hal seperti itu di negara maju atau berkembang. Turki bukanlah Turki lama. Di Turki baru, pemilu akan dilaksanakan pada tanggal yang ditetapkan, yaitu Juni 2023. Tidak perlu dipertanyakan lagi," tegasnya.

Isu bahwa pemilihan akan dilaksanakan lebih cepat telah dibawa ke agenda oleh pemimpin oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP) Kemal Kilicdaroglu.

Pada 9 Oktober, Kilicdaroglu memanggil pemimpin Partai Gerakan Nasionalis (MHP) Devlet Bahceli, dan meminta pemilihan dini karena merasa negara tidak dikelola dengan baik.

“Keselamatan negara ini terletak pada pemilihan awal secepatnya. Saya memberitahu ini kepada siapa? Saya memberitahu Tuan Bahceli. Jika Anda menyukai negara ini, katakan besok pagi bahwa 'Cukup sudah cukup,' dan jalankan Turki untuk pemilihan cepat," kata Kilicdaroglu.

Bahceli dikenal sebagai politisi yang telah membuat beberapa seruan untuk pemilihan awal di masa lalu politik Turki, dengan yang terbaru pada tahun 2018.

Partainya telah bersekutu dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa dalam beberapa tahun terakhir.

"MHP sendiri bertekad untuk mengadakan pemilihan umum pada tanggal yang telah dijadwalkan, yakni pada Juni 2023," kata Bahceli, menanggapi panggilan pemimpin CHP pada 13 Oktober. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA