Pesan Terakhir Jurnalis Rusia Sebelum Tewas Dalam Aksi Bakar Diri: Salahkan Rusia!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 03 Oktober 2020, 06:44 WIB
Pesan Terakhir Jurnalis Rusia Sebelum Tewas Dalam Aksi Bakar Diri: Salahkan Rusia!
Jurnalis wanita Rusia Irina Slavina/Net
rmol news logo Seorang jurnalis wanita Rusia Irina Slavina tewas setelah melakukan aksi bakar diri di depan kantor cabang lokal kementerian dalam negeri di kota Nizhny Novgorod, sekitar 260 mil sebelah timur Moskow, pada Jumat (2/10) waktu setempat, sehari setelah apartemennya digeledah oleh polisi.

Sebelum melakukan aksi nekad tersebut, Slavina menulis sebuah postingan yang menyiratkan sebuah pesan di halaman Facebook-nya: "Salahkan Federasi Rusia atas kematian saya!" seperti dikutip dari AFP, Jumat (2/10).

Dalam postingannya dia juga menulis bahwa petugas polisi dan penyelidik telah menggeledah apartemennya untuk mencari
materi pro-demokrasi;  brosur, selebaran, dan akun dari kelompok oposisi Rusia Terbuka, yang dibiayai oleh kritikus Kremlin Mikhail Khodorkovsky.
Petugas menyita buku catatan, laptop dan barang elektronik lainnya, serta laptop putrinya dan ponsel suaminya.

Slavina bekerja sebagai pemimpin redaksi outlet berita lokal di Koza Press, yang mempunyai slogan 'tidak memiliki sensor, tidak ada perintah 'dari atas'.

Komite Investigasi Rusia mengatakan pihaknya sedang membuka penyelidikan awal setelah Slavina membakar diri di Nizhny Novgorod, sebuah kota berpenduduk 1,3 juta yang terletak sekitar 400 kilometer (250 mil) timur Moskow. Namun mereka tidak menyebut nama Slavina dalam pernyataannya.

Anggota oposisi Rusia menunjuk pada tekanan yang diterima Slavina dari pihak berwenang.

"Selama beberapa tahun terakhir para pejabat keamanan telah menindasnya tanpa akhir karena (kegiatan)penentangannya," tulis politisi oposisi Dmitry Gudkov di Instagram.

"Sungguh mimpi buruk," tulis Ilya Yashin, kritikus Kremlin lainnya, di Twitter. "Pemerintah benar-benar menghancurkan orang secara psikologis."  rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA