Sebuah strategi baru disiapkan oleh Partai Demokrat menjelang pemilihan presiden (pilpres) pada November karena dikhawatirkan langkah Trump bisa menghambat Joe Biden meraih kemenangan.
Dengan ditangguhkannya dana untuk USPS, Partai Demokrat khawatir surat suara tidak bisa diproses cara tepat waktu.
Mengutip dari
Sputnik pada Kamis (10/8), salah satu strategi yang bisa dilakukan oleh dengan mengirimkan surat suara lebih awal dan mengirimkannya kembali beberapa pekan sebelum hari pemilihan agar mereka tiba pada saat yang tepat dan dapat dihitung saat hari pemungutan suara pada 3 November.
Jika rencana ini gagal, Partai Demokrat menyarankan agar pendukung mereka menyerahkan surat suara mereka secara manual atau memberikan suara secara langsung. Saran ini tentu terdengar aneh lantaran selama ini Partai Demokrat mendukung surat suara melalui pos karena ada kekhawatiran penularan Covid-19.
"Kami sedang mempertimbangkan untuk memberi tahu para pemilih bahwa jika mereka belum mengirimkan surat suara lengkap mereka hingga 15 Oktober, jangan repot-repot. Sebagai gantinya, pilih langsung atau serahkan surat suara. Kami ingin memastikan setiap suara dihitung," ujar Ketua Partai Demokrat di Montgomery County, Joe Foster.
Serangkaian tindakan lainnya yang dirancang oleh Demokrat untuk memastikan bahwa semua pendukung mereka dapat memberikan suara mereka dijelaskan oleh pejabat dan aktivis Partai Demokrat dari Michigan, Florida, dan North Carolina.
Pejabat pemilihan di beberapa negara bagian, termasuk South Carolina, Florida, Virginia, Pennsylvania, pada gilirannya, sedang bekerja untuk memperluas wilayah "kotak drop-off" dengan beberapa kabupaten hanya memiliki beberapa situs seperti itu dan yang tidak siap untuk gelombang besar pemilih.
Pada saat yang sama, Kepala USPS Louis DeJoy meyakinkan bahwa layanan pos akan mampu menangani sejumlah tekanan yang terkait dengan pemilihan, berjanji untuk memobilisasi cadangan beberapa pekan sebelum 3 November.
"Layanan Pos hari ini siap menangani berapa pun volume surat pemilihan yang diterimanya musim gugur ini," kata DeJoy.
Sejak awal, Trump telah mengutuk gagasan pemungutan suara lewat surat Pos karena menurutnya hal itu bisa menyebabkan kecurangan besar-besaran di pihak Demokrat.
Sejalan dengan argumennya, Trump memangkas paket bantuan 25 miliar dolar AS untuk mendukung USPS. Trump mengatakan dia tidak ingin mendanai badan yang dapat digunakan untuk "mencuri" pemilu darinya.
BERITA TERKAIT: