Seruan warga tersebut dilakukan setelah Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
Amit Shah merupakan seorang pejabat yang sangat dekat dengan Modi. Ia diketahui mengunjungi Modi di kediamannya pada Sabtu (29/7), yang memicu kekhawatiran warga, melansir
Sputnik.
Di media sosial, warga membagikan tulisan dan meme yang berisikan desakan agar Modi melakukan karantina mandiri menjelang rencana kunjungannya ke Ayodhya di Uttar Pradesh untuk meletakkan batu pertama sebuah kuil agung, Kuil Ram pada Rabu (5/8).
Meski begitu, ada juga beberapa pihak yang percaya bahwa seruan karantina tersebut hanya digunakan agar Modi tidak menghadiri acara bersejarah tersebut.
Lantaran, pembangunan kembali Kuil Ram di wilayah yang disengketakan bertujuan untuk mengakhiri perselisihan antara Hindu dan Muslim. Selain itu, membangun Kuil Ram di Ayodhya merupakan visi Partai Bharatiya Janta yang dipimpin Modi.
Pada Desember 1992, sebuah masjid bernama Masjid Babri dihancurkan oleh kelompok Hindu dengan alasan pembangunannya berada di atas tempat kelahiran Lord Ram ketika Kekaisaran Mughar Babar. Di mana di sana juga terletak Kuil Ram yang dibangun sejak abad ke-16.
Perselisihan meluas sehingga memakan hampir dua ribu korban meninggal dunia.
Hingga akhirnya pada November tahun lalu, Mahkamah Agung India memutuskan untuk membagi wilayah tersebut. MA menyerahkan seluruh wilayah yangn disengketakan, yaitu 2,77 hektar kepada komunitas Hindu untuk dibangun kuil. Sementara sebidang tanah seluas 5 hektar diberikan kepada komunitas Islam untuk dibangun sebuah masjid.
Untuk merayakan penyelesaikan sengketa, Kota Suci Ayodhya akan melakukan perayaan selama tiga hari, dari 3 hingga 5 Agustus. Dalam perayaan itu, Modi akan meletakan pondasi candi setinggi 161 kaki.
BERITA TERKAIT: