"Sebanyak 17 petugas kepolisian meninggal di seluruh negeri, 11 di antaranya di Lima," lapor Rodriguez yang baru saja disumpah pada Jumat setelah menteri sebelumnya mundur.
Tingginya angka itu berkaitan dengan penularan yang dialami para polisi saat harus menertibkan orang-orang yang melanggar aturan pembatasan pergerakan yang diterapkan negara itu, seperti dikutip dari
AFP, Minggu (26/4).
Rodriguez mengatakan departemen yang dipimpinnya telah mengalokasikan dana 50 juta sol (15 juta dolar AS) untuk pembelian alat-alat perlindungan seperti masker dan sarung tangan bagi para polisi Peru.
Ia menambahkan bahwa sekitar 220.000 tes COVID-19 untuk kepolisian akan tiba pada minggu pertama Mei.
"Kita punya kewajiban untuk merawat mereka," kata Rodriguez. "Polisi harus diberi perlengkapan perlindungan diri yang memadai.â€
Peru telah karantina wilayah sejak 16 Maret. Negara itu telah mencatat lebih dari 25.000 infeksi dan 700 kematian, menurut penghitungan Johns Hopkins University di Amerika Serikat.
BERITA TERKAIT: