Keputusan tersebut dicapai setelaah Jerman dan Prancis pada akhirnya menyerah menjadi oposisi bersama Belanda. Di mana Italia dan Spanyol sebagai negara paling terdampak terus menerus mendesak solidaritas dari blok tersebut.
Kendati begitu, kesepakatan tersebut tidak menyebutkan apakah dana tersebut digunakan sebagai hutang bersama untuk biaya pemulihan atau bukan.
Sebelunnya, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Australia menentang atas keputusan tersebut di mana mereka mengatakan perlu adanya diskusi lebih lanjut mengenai hal itu.
"Eropa telah menunjukkan bahwa itu dapat meningkat pada saat krisis ini," kata Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire seperti dimuat
Reuters.
Pada Kamis (9/4), Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memperingatkan bahwa keberadaan Uni Eropa akan berada di bawah ancaman jika tidak dapat bersama-sama memerangi pandemik Covid-19.
Selama berpekan-pekan, negara-negara anggota Uni Eropa telah berjuang untuk menciptakan solidaritas untuk menghadapi pandemik di tengah perselisihan mengenai uang, peralatan medis, obat-obatan, hingga perbatasan.
BERITA TERKAIT: