Walikota Moskow, Sergei Sobyanin mengatakn kepada Presiden Rusia Vladimir Putih bahwa jumlah kasus corona di ibukota Rusia itu sebenarnya jauh melebihi angka resmi.
Pernyataan itu dikeluarkan Sobyanin ketika Putin melakukan kunjungan ke rumah sakit pada Selasa (24/3), lengkap dengan pakaian pelindung berwarna kuning dan ventilator.
"Situasi serius sedang terjadi," kata Sobyanin kepada Putin seperti dimuat
Reuters.
"Pada kenyataannya, ada jauh lebih banyak orang sakit," lanjutnya seraya mengatakan jumlah kasus terus meningkat dengan cepat.
Sobyanin mengatakan, tes deteksi untuk corona cukup langka. Alih-alih melakukan tes, pada akhirnya, banyak orang Moskow yang baru kembali dari luar negeri melakukan isolasi di rumah tanpa dites.
Sejauh ini, Rusia sendiri hanya melaporkan 495 kasus dengan satu kematian.
Pemerintah Rusia juga mengatakan akan mengatur kembali kepulangan warga yang ingin pulang.
Secara terpisah, dua anggota parlemen senior Rusia mengusulkan rancangan undang-undang untuk membuat langkah hukum bagi pelanggar karantina.
Di mana seorang pelanggar karantina akan dipenjara hingga tiga hingga tujuh tahun.
BERITA TERKAIT: