Disinformasi Klorokuin Obati Corona Kembali Menelan Korban, Satu Orang Di Arizona Meninggal Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 24 Maret 2020, 12:37 WIB
Disinformasi Klorokuin Obati Corona Kembali Menelan Korban, Satu Orang Di Arizona Meninggal Dunia
Klorokuin Fosfat/Net
rmol news logo Disinformasi mengenai penggunaan Klorokuin (obat anti malaria) yang diyakini dapat mengobati corona kembali menelan korban.

Di Arizona, seorang pria berusia 60 tahun meninggal dunia setelah mengonsumsi Klorokuin Fosfat.

Menurut pihak Rumah Sakit Banner di Phoenix, istri dari pria tersebut yang juga mengonsumsi produk yang sama masih dalam kondisi kritis.

Klorokuin Fosfat sendiri adalah bahan aktif yang terdiri dari bahan yang sama dengan obat anti malaria yang disebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump ampuh untuk menyembuhkan pasien corona atau Covid-19.

Sabtu (21/3), Trump mencuit dalam akun Twitternya bahwa kombinasi hydroxychloroquine dan azithromycin efektif untuk mengobati pasien corona.

Namun, pakar penyakit menular, Dr. Anthony Fauci cukup pesimis dengan hal tersebut dengan mengatakan itu perlu mendapatkan pengujian lebih lanjut.

"Mengingat ketidakpastian di sekitar Covid-19, kami memahami bahwa orang-orang berusaha untuk mencari cara baru untuk mencegah atau mengobati virus ini, tetapi mengobati sendiri bukanlah cara untuk melakukannya," ujar Direktur Medis Pusat Racun di Banner Health, Dr. Daniel Brooks seperti dimuat The Star.

Dr Brooks juga mendesak komunitas medis untuk tidak meresepkan obat klorokuin pada pasien yang tidak dirawat di rumah sakit. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA