"Kami sadar bahwa gerilyawan al-Shabaab meledakkan dua bom mobil di pangkalan militer AS di daerah Balidoogle hari ini," ujar seorang perwira militer Somalia, Abdirahman Muse Ali melalui sambungan telepon seperti yang dimuat oleh
Bloomberg.
Lebih lanjut Ali mengatakan, serangan tersebuat dilakukan oleh pejuang bersenjata dari berbagai arah yang berbeda. Oleh karenanya, tentara di pangkalan langsung memukul mundur para penyerang yang menyebabkan korban di kedua belah pihak.
Meski demikian, belum diketahui secara rinci korban akibat serangan ini. Pangkalan militer di Balidoogle sendiri diketahui digunakan oleh AS untuk melatih pasukan Tentara Nasional Somalia. Pada pekan lalu, Al Shabaab juga telah menyerbu pangkalan militer di dekat Mogadishu dan mengakibatkan 23 tentara meninggal dunia.
Al Shaabab diperkirakan memiliki hampir 10.000 pasukan pada 2014. Pada 2015, Al-Shabaab mundur dari kota-kota besar, namun masih mengendalikan beberapa daerah kecil. Tidak hanya Al Qaeda, kelompok ini juga diduga berafiliasi dengan Boko Haram di Nigeria.
BERITA TERKAIT: