China: Perang Dagang Gerogoti Ekonomi AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 02 Juni 2019, 23:06 WIB
China: Perang Dagang Gerogoti Ekonomi AS
Ilustrasi/Net
rmol news logo Perang dagang yang meningkat antara Amerika Serikat dan China tidak lagi membuat Amerika hebat. Sebaliknya, hal tersebut justru merusak perekonomian negeri Paman Sam.

Begitu kata pemerintah China dalam sebuah buku putih yang dirilis akhir pekan ini (Minggu, 2/6).

"Langkah-langkah tarif (Amerika Serikat) belum mendorong pertumbuhan ekonomi Amerika. Sebaliknya, mereka telah melakukan kerusakan serius pada ekonomi Amerika Serikat," begitu bunyi buku putih tersebut, seperti dimuat AFP.

Rilis buku putih itu datang sehari setelah China menerapkan langkah balasan atas barang-barang Amerika Serikat senilai 60 miliar dolar AS dengan tarif hukuman baru mulai dari lima hingga 25 persen. Amerika Serikat sebelumnya menaikkan bea atas barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS menjadi 25 persen.

Diketahui, Washington dan Beijing memulai kembali pertempuran dagang mereka bulan lalu ketika putaran terakhir perundingan berakhir tanpa kesepakatan.

Amerika Serikat menuduh China mengingkari komitmen sebelumnya. Sementara China mengatakan Amerika Serikat harus memikul tanggung jawab atas gangguan itu. China menuduh Washington berulangkali mengubah tuntutannya dan membuat tuduhan sembrono tentang perilaku Beijing selama negosiasi. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA