
Pemimpin Partai Komunis Kuba Raul Castro menegaskan bahwa Kuba tidak akan pernah meninggalkan solidaritasnya dengan sekutu dekatnya, Venezuela.
Â
Mantan presiden Kuba itu juga menegaskan bahwa Kuba juga tidak akan menyerah atas pemerasan Amerika Serikat.
Â
"Pemerintah Venezuela dan Chavista menulis halaman-halaman perlawanan yang mengagumkan," tegas Raul Castro kepada majelis nasional dalam pertemuan untuk memberlakukan konstitusi baru (Rabu, 10/4), seperti dimuat
Reuters.
Â
Amerika Serikat diketahui menekan pemerintah Venezuela di bawah kepemimpinan Nicolas Maduro dengan serangkaian sanksi serta retorika untuk menjatuhkan Maduro. []
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: