Koin Dari Air Mancur Legendaris Jadi Rebutan Pemerintah Roma Dan Gereja Katolik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 14 Januari 2019, 15:58 WIB
Koin Dari Air Mancur Legendaris Jadi Rebutan Pemerintah Roma Dan Gereja Katolik
Air Mancur Trevi/Net
rmol news logo Pemerintah kota Roma dan Gereja Katolik Roma berselisih terkait dengan apa yang harus dilakukan pada koin yang diambil dari air mancur terkenal Trevi.

Air mancur Trevi yang berusia hampir 300 tahun merupakan salah satu daya tarik wisata di Roma. Air mancur itu dikunjungi oleh jutaan wisatawan setiap tahunnya.

Tradisi melempar koin dipopulerkan oleh Frank Sinatra lewat tembang "Three coins in the fountain" dalam komedi romantis tahun 1954 dengan nama yang sama. Air mancur itu juga ditampilkan dalam film 1960, La Dolce Vita yang memperlihatkan aktris Anita Ekberg bermain di kolamnya dengan gaun tanpa tali.

Setiap tahun, koin-koin yang dilemparkan itu akan diambil dan jumlahnya bisa mencapai 1,5 juta euro. Secara tradisional, uang tersebut diberikan kepada badan amal Katolik untuk membantu orang miskin.

Namun tahun ini, Walikota Roma Virginia Raggi menginginkan agar uang yang dikumpulkan dari kolam itu dialokasikan untuk membangun infrastruktur kota yang hancur.

Badan amal Katolik, Caritas, mengatakan bahwa hilangnya pendapatan akan melanda orang miskin.

"Kami tidak memperkirakan hasil ini," kata Direktur Caritas Pastor Benoni Ambarus kepada Avvenire, surat kabar konferensi para uskup Italia, dan dimuat ulang BBC awal pekan ini.
"Saya masih berharap itu tidak akan final," tambahnya.

Surat kabar itu memuat artikel pedas tentang gerakan itu dalam edisi akhir pekan kemarin dengan mengangkat judul "Uang diambil dari yang paling miskin".

Anggota dewan kota telah menyetujui perubahan alokasi dana tersebut dan perubahaan akan berlangsung pada bulan April mendatang.

Namun perselisihan itu memicu simpati sejumlah warga Italia. Banyak dari warga yang berbagi di media sosial untuk meminta dewan untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA