
Aksi protes dan mogok kerja yang dilakukan oleh pegawai di pelabuhan utama Chile, Valparaiso, berubah menjadi semakin ganas dan menyebar ke pelabuhan lain di sepanjang pantai Pasifik negara itu pekan ini.
Hal tersebut mempersulit ekspor buah Chile pada awal musim panas.
Para pekerja di Valparaiso, pelabuhan utama untuk pengiriman buah, pertama kali melakukan aksi mogok kerja pada November lalu.
Mereka menuntut bonus, kontrak yang lebih formal dan kondisi kerja yang lebih baik.
Dikabarkan
Reuters, perwakilan pekerja dan Terminal Pacifico Sur (TPS), yang mengoperasikan pelabuhan Valparaiso, telah bertemu beberapa kali selama pemogokan 32 hari itu tetapi belum mencapai kesepakatan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: