Indonesia Utus Dua Ahli Pertanian Ke Myanmar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 09 Desember 2018, 16:26 WIB
Indonesia Utus Dua Ahli Pertanian Ke Myanmar
Foto: Net
rmol news logo Direktorat Kerja Sama Teknik Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Non-Alligned Movement Center for South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC) bekerja sama mengadakan pelatihan “Dispatch Expert on Agriculture for Myanmar”.

Pelatihan selama tiga hari, 7-10 Desember 2018 di Hlegu Township, Yangon, Myanmar, ini secara resmi dibuka oleh Dubes RI untuk Myanmar, Iza Fadri di gedung pertemuan Central Agricultural Research and Training Center (CARTC). Dua tenaga ahli pertanian diutus dalam pelatihan ini.

Melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (9/11), Dubes RI Iza Fadri menyampaikan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kontribusi Indonesia untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Selain itu juga sebagai salah satu upaya pemerintah RI untuk membantu pemerintah Myanmar yang tengah meningkatkan kapasitasnya di bidang pertanian.

Sementara itu Direktur Regional Yangon pada Kementerian Pertanian, Peternakan, dan Pengairan Myanmar U Kyaw Kyaw menyampaikan, negaranya memiliki kebutuhan untuk meningkatkan kualitas produk buah-buahan dan sayuran.

Pelatihan tersebut diikuti 23 orang petani asal enam kawasan di seluruh penjuru Myanmar yakni, Mandalay, Bago, Yangon, Nay Pyi Taw, Shan, dan Rakhine. Selain petani, tujuh orang peserta lainnya dari kalangan pemerintah, akademisi, dan LSM yang bergerak di bidang pertanian.

Para peserta akan belajar mengenai teknik budi daya dan pengolahan pasca panen untuk komoditi sayuran berdaun seperti kangkung, pokcai, sawi, kol, dan bayam. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA