Kerajaan Yordania Bantah Isu Soal Kudeta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 01 Januari 2018, 14:44 WIB
Kerajaan Yordania Bantah Isu Soal Kudeta
Raja Yordania/Net
Kecil Besar
rmol news logo Istana kerajaan Yordania membantah rumor tentang rencana kudeta yang muncul setelah Raja Abdullah pekan lalu melepaskan jabatan puncak tentara dari dua saudara kandungnya.

Pihak istana mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang menyebarkan kebohongan dan klaim palsu di media sosial dan situs online yang bertujuan mendorong irisan antara keluarga kerajaan dan orang Yordania biasa.

"Berita palsu yang beredar akhir-akhir ini ditujukan untuk merongrong Yordania dan institusi-institusinya," kata istana dalam keterangannya.

Pada tanggal 26 Desember, Raja Yordania diketahui mengatakan bahwa saudara laki-lakinya Pangeran Ali dan Pangeran Faisal dan sepupunya Pangeran Talal akan pensiun untuk membuat jalan bagi reorganisasi hierarki dan struktur angkatan bersenjata.

Pangeran Faisal adalah kepala angkatan udara kerajaan dan wakil kepala staf, sementara Pangeran Ali telah memimpin penjaga kerajaan yang bertanggung jawab atas perlindungan raja selama bertahun-tahun.

Talal Bin Mohammad, seorang lulusan Sandhurst yang adalah seorang perwira di pasukan elit, juga dibebaskan dari tugasnya. Mereka semua diberi promosi kehormatan. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA