
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres mengecam serangan teroris di sebuah asrama sebuah institusi di Peshawar dimana sembilan orang tewas dan lebih dari 30 lainnya cedera.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Stephane Dujarric tak lama setelah kejadian, Guterres menyampaikan belasungkawa pada keluarga yang berduka dan kepada pemerintah dan rakyat Pakistan.
Dikabarkan
Daily Pakistan, pernyataan tersebut menyusul sebuah serangan yang dilakukan oleh militan Tehreek e Taliban Pakistan (TTP) yang menargetkan sebuah asrama Agricultural Training Institute (ATI) di Peshawar pada hari Jumat (1/12) tepat di hari peringatan Maulid Nabi Muhammad.
Para pelaku mengenakan burka dan melancarkan serangan ke asrama tersebut. Tak lama, petugas keamanan segera mengamankan lokasi dan menembak mati para pelaku.
Selama operasi pembersihan, petugas keamanan menemukan tiga jaket bunuh diri dan 20 granat tangan dan senjata lainnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: