Wang menyebut bahwa rencana ini harus bisa dilaksanakan oleh Myanmar dan Bangladesh, mengingat krisis Rohingya terjadi dan mempengaruhi dua negara tersebut. Rencana yang diajukan China ini terdiri dari tiga tahap.
Tahap pertama adalah gencatan senjata. Dalam fase ini, semua pihak harus meletakkan senjatanya untuk memulai upaya dialog bilateral untuk menemukan solusi yang efektif. Proses dialog ini sangat penting dan akan menentukan langkah yang harus diambil di tahap kedua dan ketiga.
Wang mengatakan gencatan senjata pada dasarnya saat ini sudah ada, dan kuncinya sekarang adalah mencegah serangan. Ia berharap kedua belah pihak bisa segera menandatangani dan menerapkan kesepakatan yang sudah tercapai pada repatriasi.
Masyarakat internasional dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa harus memberikan dorongan dan dukungan kepada kedua negara untuk menciptakan kondisi dan lingkungan yang baik. Demikian seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: