Banyak warga sipil memeluk tentara yang berjaga di banyak tempat di ibukota sejak awal pekan ini sebagai bentuk ucapan terimakasih atas intervensi damai yang dilakukan oleh tentara.
Aksi warga di jalanan tersebut didukung oleh tentara dan anggota partai Zanu-PF yang berkuasa.
"Sebagai orang Zimbabwe, kami mengatakan kepada tentara kami. Terima kasih banyak atas intervensi damai ini," kara salah seorang warga di lokasi seperti dimuat
BBC.
"Bagi kami, ini tentang berakhirnya pemerintahan otoriter dan kami akan membawa Zimbabwe kembali," sambungnya.
Tentara Zimbabwe diketahui mengambil alih kekuasaan sejak awal pekan ini. Mereka mengatakan bahwa ini bukanlah bentuk kudeta, melainkan hanya untuk "membersihkan" orang-orang jahat di sekitar Mugabe.
Mugabe sendiri diketahui telah berada di bawah tahanan rumah sejak pengambilalihan tentara pada hari Rabu (15/11), namun pada hari Jumat dia tampil di publik pertamanya. Dia hanya berbicara untuk membuka wisuda di sebuah universitas di mana dia adalah kanselir.
Pengambilalihan kekuasaan di Zimbabwe bermula dari situasi politik yang memanas di mana Mugabe memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa minggu lalu. Ia merupakan calon yang digadang-gadang akan bisa menggantikan Mugabe di kursi presiden.
Dengan dipecatnya Mnangagwa, jalan bagi Grace Mugabe, istri Robert Mugabe semakin terbuka lebar.
[mel]
BERITA TERKAIT: