Merasa Terancam, Perdana Menteri Lebanon Mengundurkan Diri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 04 November 2017, 19:16 WIB
Merasa Terancam, Perdana Menteri Lebanon Mengundurkan Diri
Saad al-Hariri/Reuters
rmol news logo Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengundurkan diri dari jabatannya hari ini (Sabtu, 4/11). Pengunduran dirinya diumumkan dalam sebuah siaran di televisi nasional.

Ia menjelaskan bahwa keputusan itu ia ambil karena kahawatir atas sebuah rencana untuk menargetkan hidupnya.

"Kita hidup dalam iklim yang mirip dengan atmosfer yang berlaku sebelum pembunuhan martir (ayahnya almarhum Perdana Menteri) Rafik al-Hariri. Saya telah merasakan apa yang direncanakan dengan saksama untuk menargetkan hidup saya," katanya seperti dimuat Reuters.

Hariri menjadi perdana menteri Lebanon akhir tahun lalu setelah sebuah kesepakatan politik yang juga membawa Hizbullah sekutu Michel Aoun ke kantor sebagai presiden negara tersebut.

Hizbullah secara politik dominan di Lebanon, namun hubungannya dengan Iran dan dukungannya terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad telah membuat marah beberapa orang Lebanon.

Hariri telah mengunjungi Arab Saudi, musuh politik Iran dan Hizbullah, dua kali dalam seminggu terakhir, bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pejabat senior lainnya.

Televisi Al Jadeed yang berbasis di Beirut melaporkan pernyataan pengunduran diri Hariri dibuat dan disiarkan dari ibukota Saudi, Riyadh. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA