Ia menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Perdana Menteri Antonio Costa pada hari Rabu (18/10). Hal itu dilakukannya untuk meningkatkan tekanan politik saat jumlah korban tewas meningkat.
"Setelah musim panas ini, tidak ada yang bisa tetap seperti sebelumnya," kata Costa seperti dimuat
The Guardian.
Mulanya ia menolak mengakui soal kesalahan dalam penanganan masalah kebakaran tersebut.
"Jika Anda ingin saya meminta maaf, maka saya mohon maaf," kata Costa saat bicara di parlemen.
Posisinya akan digantikan oleh wakil perdana menteri Eduardo Cabrita.
Pada hari Minggu, serangkaian kebakaran mematikan terjadi di pusat dan utara negara tersebut yang menewaskan 42 orang dan melukai 71 lainnya.
Kebakaran serupa terjadi di bulan Juni menewaskan 64 orang dan melukai 250 di dekat wilayah Pedrogao Grande.
Secara keseluruhan, sekitar 280.000 hektar hutan di wilayah pedalaman Pinhal tengah Portugal telah hangus tahun ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: