
Rusia dan Arab Saudi berada di jalur untuk menandatangani kontrak mengenai pasokan rudal pertahanan udara S-400.
Interfax mengutip seorang ajudan PresidenRusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Jumat (13/10) dan dimuat ulang
Reuters.
"Perundingan sedang berlangsung sekarang, persyaratannya disepakati," kata Vladimir Kozhin.
Dia mengatakan kontrak bisa ditandatangani dalam waktu terdekat. Namun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: